Anggaran Rudenim Habis

Dipublikasikan: jimmy
batamcyberzone.com

Published: 10 Maret, 2010 | 11:43

Anggaran Rudenim Habis thumbnail

Batam (BCZ) Kepala Kementerian Hukum Dan HAM Kantor Wilayah Kepri, I Gede Widiartha, mengatakan saat ini anggaran di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) sudah habis.

Padahal saat ini Rudenim masih menampung sekitar 130 pengungsi bermasalah yang memerlukan biaya sehari-hari, terutama untuk makan.

“Anggarannya hanya Rp7 juta. Sekarang sudah habis,” kata Gede.

Untuk biaya makan ke-130 pengungsi tersebut, Rudenim Kepri terpaksa minta bantuan ke International Organization for Migration (IOM) dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

“Itulah yang saya bilang, Rudenim Kepri ini sudah resmi secara de facto, tapi belum secara de jure,” kata Gede.

Untuk itu, saat ini pihaknya mengajukan anggaran ke pusat. Minimal untuk biaya makan sehari-hari para pengungsi dengan estimasi Rp25 ribu per hari untuk tiga kali makan. Apalagi, dalam waktu dekat ini Rudenim Kepri juga bakal menampung sejumlah pengugsi bermasalah dari daerah lain sebelum dipulangkan atau di kirim ke negara ketiga.

Gede menjelaskan, dari ke-130 pengungsi yang saat ini ditampung di Rudenim Kepri itu kebanyakan berasal dari Afagnistan, Pakistan dan Vietnam. 40 orang diantaranya merupakan pelaku ilegal fishing sementara sisanya merupakan pengungsi ilegal atau para pencari suaka politik.

Selain minim anggaran operasional, Rudenim Kepri juga masih kekurangan tenaga keamanan. Saat ini hanya ada tujuh petugas keamanan, padahal idealnya harus ada 10 sampai 15 orang yang bertugas setiap harinya. (par/bp)

Artikel Lain:




    Batam Cyber comments




    © 2009 batamcyberzone.com | RSS | e-Paper | Iklan